browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Daily Archives: December 9, 2011

Tiga Pernyataan Angelina Sondakh yang Mengundang Tanya

Suatu hari dari layar kaca saya melihat Angelina Sondakh (Angie) masuk ke gedung KPK. Didampingi  pria bernama Muji, adik Adjie Masaaid yang berbusana  gaya santai ke acara resmi orang yang didampinginya, dengan blus kaos ketat jeans ketat dan kacamata hitam meski di dalam ruangan sekalipun, ia didorong-dorong oleh kerubungan wartawan. Saya teringat beberapa pernyataan Angie … Continue reading »

Categories: sos/bud | Tags: , , , , | 3 Comments

Beranikah Angelina Sondakh Mengulang Kembali Sumpah Pocongnya??

Angelina Sondakh/Admin (KOMPAS.com/angelinasondakh.blog.com) Istilah apel Malang dan apel Washington diungkap Rosa di pengadilan. Pembicaraannya dengan anggota dewan terhormat Angelina Sondakh ujung-ujungnya soal uang. Ada pernyataan Angelina Sondakh pula tentang pak ketua besar yang dilontarkan serampangan.Di situ tersebut jatah pak ketua ditagih oleh perempuan yang mendadak top banget setelah suaminya, Adjie Masaid meninggal. Hanya satu pertanyaan … Continue reading »

Categories: Renungan Hidup | 6 Comments

Moerdiono Tidak Suka Melihat Rombongan VVIP Belanja

  Sebelum rombongan VVIP berangkat mengikuti perjalanan Presiden Suharto ke luar negeri, lazimnya kami diberi pengarahan beberapa hari sebelumnya. Kepala protokol Istana, Kepala Rumah Tangga Istana, Sekretaris Militer Presiden, dan jajarannya biasanya berhadapan dengan para wartawan, kru pesawat termasuk pilot, pramugari pramugara, dokter dan sebagainya. Tak lupa pula jajaran Paspampres ( Pasukan Pengamanan Presiden ) … Continue reading »

Categories: Tokoh | Tags: , , | 5 Comments

Air Mata Moerdiono Ternyata Mudah Mengalir…..

    Pada saat hari ketiga tahlilan di kediaman Moerdiono di kawasan Kebayoran Baru Jakarta Selatan,  sebelum acara di mulai saya duduk di ruang keluarga.  Sakum, pembantu setianya selama puluhan tahun berkata, “Ya di situlah bu Lin, Bapak selalu duduk. Tangannya menyender seperti itu, persis.  Bantalan kursinya tetap di punggung,” ujarnya dengan sendu.  Hati saya … Continue reading »

Categories: Tokoh | Tags: , , | 3 Comments

Pak Katua TD Pardede, Ada di Mana Saja… (2)

Tak terbayang diajak ke makam menjelang pukul 24.00 malam. Hati saya ciut. Bagaimana rasanya?  Ngeri tidak ya?  Itu terjadi di kota Medan beberapa waktu lalu.  Indri, anak bungsu dari almarhum TD Pardede dari sembilan bersaudara, beserta Arya suaminya mengajak saya ke tempat itu.  “Ayo ke makam ayah dan ibu kami”, ujar Indri yang bertubuh langsing … Continue reading »

Categories: Tokoh | Tags: , , | 2 Comments