browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

”22 Hati Perempuan” di Hari Ibu 22 Desember 2011

Posted by on December 21, 2011

Apa yang ditutur oleh perempuan Indonesia bila dituangkan dalam cerita rekaan yang berbentuk puisi? Aneka ragam suasana hati, kondisi sosial, gelora cinta, keresahan dan kedekatan kepada Ilahi, menjadi ramuan mereka dalam berimajinasi merangkai kata.

Duapuluhdua perempuan Indonesia yang ada dalam “Antologi Puisi 22 Perempuan Indonesia HATI PEREMPUAN” ini adalah gabungan perempuan Indonesia dari berbagai kawasan Indonesia (Jakarta, Bogor, Bandung, Sukabumi, Bali, Lampung, Tanjungpinang dan lain-lain). Mereka adalah orang-orang yang terbiasa menulis, sebagian telah menerbitkan buku karyanya, yang senantiasa berkecimpung dalam dunia seni, sastra dan budaya, sambil menekuni profesi kewartawanannya, jabatan sebagai walikota, pengusaha, ahli berlian permata, ahli bahasa, dokter, dosen, guru,  ibu rumah tangga, penulis serta pelukis.

Anisa Afzal, seorang penyair yang giat dalam pengembangan seni, menggagas dengan gigih buku HATI PEREMPUAN ini menyiapkannya  selama dua bulan, dan sengaja mengambil jumlah ‘22′ untuk diselaraskan dengan tanggal peluncurannya pada Hari Ibu tahun ini, 22 Desember 2011.

Ully Sigar, pemusik terkenal ikut ambil bagian berpuisi, antara lain “Kidung Air Hujan”, “Stanza Doa” , dan Suryatati A. Manan , walikota Tanjungpinang yang memiliki berbagai buku kumpulan puisi karyanya, menampilkan puisi yang ’sangat perempuan’ sekali -  di antaranya, “Maunya Perempuan” ; perempuan paling tak berkenan dibilang tua- maunya muda terus- perempuan paling sedih dibilang jelek- maunya serba cantik- perempuan paling suka dibilang seksi- rasanya dunia milik kita…. dst.

Puisi “Istri Buta Tuli” membeberkan betapa perempuan acapkali menerima begitu saja dalam menghadapi sikap pasangan hidupnya  ; turutlah apa kata nakhoda – imam keluarga- berbaktilah sampai ujung rambut- tanpa sia sia- jadilah istri buta-jadilah istri tuli- memelihara rasa tiada perduli- tak perlu tahu bekas lipstik di dada- ratusan pesan cinta…dst. ( karya Linda Djalil )

Halida Hatta, seorang pemerhati masalah sastra, seni dan budaya, akan membahas buku HATI PEREMPUAN  setebal 310 halaman ini sebagai suatu keindahan yang khusus. Salah satu penyair dan seniman terkenal, Jajang C Noer akan turut membacakan puisi HATI PEREMPUAN dengan gayanya yang khas.  Juga Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Linda Amalia Sari Gumelar dalam kata sambutannya mengatakan bahwa penulisan buku puisi ini adalah perwujudan kerjasama kaum perempuan Indonesia yang memperkuat jejaring sosial berbasis teknologi komunikasi dan informasi.

Semoga peluncuran buku ini, yang akan diselenggarakan  22 Desember 2011 jam setengah tujuh malam di Gedung Manggala Wana Bakti Senayan, berlangsung meriah dan penuh berkah.

13237909981118470038foto dokumentasi arieyoko/ kompasiana

 


Bagikan Posting ini di:

One Response to ”22 Hati Perempuan” di Hari Ibu 22 Desember 2011

  1. Promosi Jubah

    Isu nie dah makin meluas di bincangkan .. terima kasih kepada admin blog nie…

    artikel awak menjelaskan hal nie dengan lebih baik… tahniah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>