browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Monthly Archives: April 2012

Sang Putri Nyungsep

  apa kamu pikir aku kalah nyungsep tergelosor tiada daya?   apa kamu pikir aku malu ngeri nyungsep patah semangat?   apa kamu pikir aku kapok narsis selalu mengejar citra meski pura-pura agar orang mengira aku tak kenal nyungsep?   aku masih bisa segalanya uang beredar sampai kolong lemari berlian di seluruh jemari sanak keluarga … Continue reading »

Categories: Puisi | 7 Comments

Renungan Seorang Ayah

aku seorang ayah gemas geram melihat anak-anak muda jauh dari usiaku lancang bertanya segala cara   aku seorang ayah jantung berdegup keras senyum di bibir harus dipamer agar tak terasa galau merana karena anak menjadi tersangka   aku seorang ayah menatap langit menyentuh embun menyimak bisikan pelan tapi pasti kamu.. kamu.. selama ini rizki apa … Continue reading »

Categories: Puisi | 2 Comments

Perawan Tua…

Adakah sesuatu yang salah bila perempuan tak menikah sulit jatuh cinta atau patah hati berkepanjangan lalu ia sendirian selamanya   Adakah sesuatu yang salah bila jodoh tak kunjung tiba sampai burung berhenti berkicau suara kalong menggelepar di dalam rimbun pohon hari kembali pagi lagi..   Adakah sesuatu yang salah bila si perawan tetap perawan menjalankan … Continue reading »

Categories: Puisi | 2 Comments

Sampaikan Salamku Untuknya, Angin….

rindu ini mengalir deras menggelora penuh kobaran cerita hangat seru nestapa bahagia duka..   sampaikan salamku untuknya, angin katakan aku tak lepas berhenti mencintainya kagum segala sikap hidupnya… yang tanpa pamrih penuh kasih..   ayah…., sudahkah kau terima salamku.. minggu siang ini…?

Categories: Puisi | Leave a comment

Di Gunung Ia Tertidur…..

  Ia punya bantal di gunung ia punya selimut di gunung ia punya kenikmatan di gunung   ia bernyanyi di gunung dia merekam getaran sanubari di gunung     gunung telah memeluknya berpeluh semilir angin harum sorgawi di setiap sudut sang Pencipta ada di mana-mana dari kaki gunung sampai puncaknya   ia merengkuh tangan di … Continue reading »

Categories: Puisi | 4 Comments

Sejengkal Renungan

  Hidup adalah kelambu samar segala rahasia ada pada kuasa NYA.. takdir adalah ketetapan tinggal kita tak lepas doa niat… ikhtiar.. menggapai  senantiasa ridho DIA

Categories: Puisi | Tags: , , | Leave a comment

Hakim Nan Agung Itu Telah Pergi….

kerutan di pipi pelipis cerah nan murni licin tandas bersiap diri menuju Ilahi..   tenang… sebab perjalanan hidup selama ini penuh cinta sungguh damai berselimut  kejujuran..   hakim agung nan agung amat sangat sulit kini  dicari sebab urusan materi sudah merasuk sampai sanubari tanpa malu tanpa ngeri..   hai para hakim apakah memang otakmu berisi … Continue reading »

Categories: Puisi | 3 Comments

Rumah Ayah Dikuasai Koruptor

  ayah wafat wasiat tertulis berkata rumah harus dijual dalam waktu segera uang dibagi tiga kakak beradik bersaudara   kami menangis… pedih melepas rumah ayah begitu penuh sesak kenangan dirajut indah di sana…   pembeli rumah terpana mengapa isak tangis tiga bersaudara tiada henti sepanjang masa mulutnya pun terbuka sembari uraian kalimat tertera bila suatu … Continue reading »

Categories: Puisi | 1 Comment

Piano Berdenting untuk Ade

  menggema satu persatu bagai langkah kuda berderap teguh bagai ingsut siput tenang merembet   semua ada pada piano nada muncul dari ujung jemari Ade .. Adeh Simbolon tak pernah merasa hidup tanpa piano…   hati rusuh musnah piano menebar kasih semangat berkobar lebar indahnya muncul dari balik gunung… senyap hening… bersama usia merembet maju … Continue reading »

Categories: Puisi | Leave a comment

Kamu….

kamu dulu membuat aku termenung sepanjang nafas kulit kepala senat senut pusing menahan kangen   kamu dulu membuat aku mengalirkan air mata selalu norak namun fakta malu tapi mau semua digelontorkan air musnah tak bersisa sampai mimpi pun tak muncul pula   kamu dulu membuat aku melangkah maju selalu merengkuh dunia sebulat bola mengejar cita … Continue reading »

Categories: Puisi | Leave a comment