browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Suatu Siang di Citos

Posted by on August 28, 2012

udara menyengat

pendingin udara tak mampu hebat

menyemprot lemah cucuran keringat

citos tak lagi nyaman

 

di antara kerumunan baju

tergantung sejuta warna seru

gelang kalung sampai sepatu

di situlah mata perempuan senantiasa tertuju

tetap saja citos yang panas

tak lagi nyaman…

 

di sana sini banyak kenalan

bertandang di antara penjaja makanan

yang tak kenal pun menjadi berkawan

para perempuan bersalaman

panas citos dilawan hati nyaman..

 

lalu seseorang berkata

saya tiap malam membaca

catatanmu di dunia maya…

aku terkesima

tak percaya

orang ini tak kukenal sebelumnya

wanita ramah cerdas tampilannya

benar,  saya baca tulisanmu

saya suka….

 

kami berpisah setelah bersalaman

citos terasa mendadak dingin

karena hati begitu berbunga

haru menyelimuti

apalagi penghargaan tertinggi

bagi seorang penulis yang seadanya ini

bila hasil karya dicermati

dihayati

dihargai….

 

wanita tadi telah berjalan di lorong

sampai ke ujung citos…

aku bergumam di hati

terima kasih kawan…

sore ini aku akan menulis lagi..

kali ini khusus untukmu

Bagikan Posting ini di:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>