browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Monthly Archives: November 2012

Anjing

tetangga menghina manusia di sebelah negerinya  disebut anjing amarah tersulut berkobar legam   ada lagi setiap hari muncul di layar  hutan belantara anjing laut bertaring seram membuat mual lalu tersandung kata-kata congkak kupu-kupu tertawa cacing tanah keluar dari sarangnya burung hantu pun mencibir kalong malam ikut geleng kepala semua bertepuk sembari serempak berkata sesekali kau … Continue reading »

Categories: Puisi | 3 Comments

Sedih

cintaku salah bicara sedih aku tak suka lalu katanya maafkan saya aku terdiam… mencoba mengoles yang terlanjur luka…

Categories: Puisi | 2 Comments

Air Mata Lagi

siapa yang kini percaya tumpahan air matamu  lagi menggelembung di tengah bulu mata palsu belobor warna ke mana-mana   siapa lagi kini percaya air mata lagi penuh aroma kamuflase dari soal cinta sejati sampai  mencuri uang negara   kata gadis-gadis petani di desa yang bebas polusi semua drama tiada habis-habisnya bukankah seharusnya kami yang berurai … Continue reading »

Categories: Puisi | Leave a comment

Air Mata Pagi….

mengalir satu persatu semakin deras tumpah nestapa   berkaca-kaca dari telepon genggam kaca pantulan kata-kata… merasuk perih   pagi ini kalimat manis tertera meski sembilu menyatu pada helai kenangan membaca kata-kata bu, kenapa ya kita dulu pisah banyak hal… yang tidak bisa kulupa….   air mata pagi menyelinap tanpa sembunyi kata-kata balasan muncul yah, dari … Continue reading »

Categories: Puisi | Tags: | 2 Comments

Cintaku…

  cintaku ada di kuncup teratai.. mengembang pelahan mengikuti gelora jiwa.. kangenku tersimpan di sela titik air menghimpun kasih tiada batas menuju penantian berkepanjangan……

Categories: Puisi | 2 Comments

Video : Kupas Buku “Celotehan Linda”

Categories: Berbagi Info, Media | 2 Comments

Suaramu, Oh Infinito…

bagaimana mungkin kalian menyunat waktu bagi sebuah kesenian yang tak bermakna bagi orang  tak berbudi berkilau bagi yang paham dan bersih nurani…   warna semarak lagu kalian suarakan bersama tanpa cacat cela dengan busana sejuta warna kalian memang seru   infinito…. suaramu sungguh luar biasa sehebat cara bagi waktumu untuk sebuah latihan ternama penuh peluh … Continue reading »

Categories: Puisi | Tags: , | Leave a comment

Lagi-lagi Saat Jalanan Macet…

langkah laki-laki yang tergesa berburu waktu di tengah kemacetan jalan tak lagi mengandalkan kendaraan cepat sesegera mungkin meraih kesempatan   niatan tak luput dari penguluran waktu sebab macetnya jalanan menjadi perkara besar bisa-bisa cinta tak teraih hilang lenyap akibat kekecewaan   nafas panjang muncul ke permukaan kekasih hati sudah di depan dengan secangkir susu hangat … Continue reading »

Categories: Puisi | Tags: , , | Leave a comment

Muka Badak

aku adalah badak besar.. gagah tegap gempal   bila kubercermin di  pinggir sungai tak buruk mukaku apalagi burung hantu di hutan selalu berujar hai si ganteng gagah perkasa.. apa kabar… lalu hatiku berbunga   namun akhir-akhir ini aku marah besar teman sehutan berkirim kabar di negeri seberang sana yang penuh dagelan sinting aku diolok-olok kekejaman … Continue reading »

Categories: Puisi, Uncategorized | Tags: , , , , , | Leave a comment

Genggam

kugenggam nasib menjadi lebih baik menatap langit tiada batas   kugenggam kata keluar dari mulut dungu karena kamu terlalu narsis menganggap diri paling  hebat membara   kugenggam surat berisi keputusan nyawa kuasamu sekian saja inilah akibat mulut anyirmu penuh dusta   kugenggam kangen luar biasa remuk dalam jemari merasuk ke hati tak mudah dicari hilang … Continue reading »

Categories: Puisi | 1 Comment