browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Prabowo

Posted by on February 6, 2013
Saya bukan orang Gerindra, dan tidak ikut partai mana pun. Tapi sejak awal saya amati orang yg satu ini, Prabowo, kerapkali berbicara dengan sangat gemas soal perkebunan coklat kelapa sawit beras dan hasil bumi Indonesia yang melimpah ruah tetapi tersia-sia, terus terang saya salut. Ia berbicara soal ini dgn konsisten, berniat betul memajukan Indonesia dari segi pertahanan pangan di masa depan.
Saya tahu orang ini, ibarat sendok perak sudah di mulut sejak ia bayi. Iapun berkata, ‘orang kaya mana mau jadi tentara’ …. Benar! Tidak banyak keluarga kaya mau menjadi tentara. Prabowo sudah mengarungi berbagai liku ujian ketentaraannya, di tengah kehidupan keluarga orang tuanya yang mewah. Dia bersama-sama anak-anak kampung lain, anak petani dan rakyat rendahan sepanjang pendidikan dan karirnya, dalam kesatuannya.
Di ujung karirnya ia terhempas, konflik dengan BJ Habibie yang sampai kini tak diluruskan karena keduanya merasa benar — siapa yang berbohong siapa yang jujur seakan tetap gelap di mata khalayak sampai kini. Dia diterpa gosip segala rupa sampai urusan yang sangat pribadi sekalipun. Ia bubar dengan anak Presiden Suharto pun dengan dibarengi gosip macam-macam. Prabowo tetap berdiri tegak. Betul, ia bagai orang gila dan sempat dianggap orang gila karena segala pemikirannya yang dianggap sok tahu dan tidak masuk di akal para ahli ekonomi maupun pakar lain. Dan Prabowo tetap pada prinsip kebenaran yang dianutnya.
Bangsa di negara ini punya adab kebiasaan melanggengkan isu gosip dan terka menerka. Soal Prabowo mendalangi pembunuhan orang yang santer terus menerus, hingga kini tidak dituntaskan. Mengapa ia masih bisa leluasa melenggang apabila bersalah? Mana hukuman untuknya? Mana proses hukum yang seharusnya dijalankan? Sementara, orang tetap mencibir dengan segala kenekatannya menciptakan Gerindra dan mencalonkan diri memimpin Indonesia, tetapi pembuktian ia ‘tukang jagal’ pun tak pernah muncul hingga kini.  Tidak fair bukan??!
Prabowo, lagi-lagi saya ulangi, memang anak orang kaya, dan mau menjadi tentara. Ia tampaknya berusaha bergaul ke mana saja. Tapi tetap ada satu yang sulit hilang darinya, toh ia tetap ‘kaku’, tidak luwes sehari-harinya, kurang menyapa akrab segala lapisan, kurang responsif terhadap pertemanan yang seharusnya bisa dia bina secara baik, kurang muncul di mana-mana misalkan ada pertunjukan kesenian yang merakyat, konser rakyat maupun konser elit, kurang merangkul seniman, sastrawan budayawan, maupun anak-anak muda. Bagai tak berbekas pergaulan ‘anak orang kaya yg mau jadi tentara dan berkumpul dengan anak-anak miskin’ itu yg sudah ia alami selama dalam pendidikan ketentaraannya.
Lelaki ini kurang pandai menata bahasa tubuhnya. Sorotan matanya bagai masih sorotan mata ‘ndoro’ dan terkesan ‘majikan’ sekali. Ada kesan angkuh dan membuat orang ‘ngeri’. Dia kurang paham bahwa rakyat Indonesia butuh pendekatan hati, pendekatan batin. Lihatlah Jokowi. Seada-adanya. Dia juga dari orang cukup berada, namun napak buminya luar biasa. Hanya dengan senyum yang ikhlas dan tidak dibuat-buat, membuat orang sekitarnya nyaman.
Konsep boleh setinggi langit, cita-cita boleh mulia, teori bisa saja cermat bahkan praktek bisa berhasil gemilang – tetapi satu modal utama, pendekatan kepada rakyat segala lapisan haruslah benar-benar dari hati terdalam, spontan, bukan ‘ujug-ujug’ muncul seketika hanya di iklan kampanye menjelang pemilihan.
(foto dikutip dari kompas.com)
Prabowo : Sepuluh Tahun Saya Disebut Gila
nasional.kompas.com

8 Responses to Prabowo

  1. Rory

    agreed with you Linda Djalil, not only because I was born with dr. Djalil help..

  2. Dian

    Dear Mbak Linda, apakabar? Aku ketemu Mbak Linda di warung kecil di Pemalang 8 tahun yang lalu. Aku mengikuti tulisan mbak Linda yang luar biasa memberikan pencerahan. Ditunggu selalu ya. Gbu always.

  3. GM Sudarta

    Dinegeri amburadul ini,rumor kelemahan, tuduhan aib, kejahatan, sengaja dipelihara tanpa klarifikasi oleh lawan politiknya atau bahkan oleh yang sedamg berkuasa utntuk mempertahankan kekuasaannya.Yang pasti sikap tegas dan tegar, mempunyai nilai plus.

  4. Faizal

    Belum kadang bingung Juga dengan pernyataan..pak Prabowo ini…dalam setiap kesempatan selalu mengusung JARGON ekonomi KERAKYATAN… tapi disisi lain jika kita mencermati…kok seperti ada inkonsistensi…jika membaca ARTIKEL situs berita Tempo di bawah ini…

    Gerindra Mulai Gencar Lobi Elite Amerika
    (Sabtu, 13 Oktober 2012 | 07:07 WIB)

    TEMPO.CO, Washington DC – Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya, Suhardi, mengaku sudah menemui sejumlah tokoh berpengaruh di Amerika Serikat selama lawatannya ke sana, pekan ini.

    “Saya tidak bisa sebut semua, tapi mereka semua tokoh penting di sini,” kata Suhardi, di sela peresmian The Sumitro Djojohadikusumo Center for Emerging Economics in Southeast Asia (SDCEESEA) di Washington DC, Selasa, 9 Oktober 2012.

    Menurutnya, tujuan kedatangannya ke AS memang terkait dengan upaya meluruskan persepsi soal partainya. “Kedatangan kami untuk membuka mata dunia, bahwa tujuan kami itu tidak sejelek yang mereka bayangkan,” katanya.

    Suhardi mengaku sudah berada di Negeri Abang Sam sejak tiga hari sebelumnya dan agendanya dipenuhi pertemuan dengan tokoh-tokoh teras di Ibu Kota Amerika Serikat itu. “Respons mereka positif, banyak yang ingin datang ke Indonesia dan menemui Pak Prabowo langsung,” kata Suhardi.

    Isu keterlibatan Prabowo dalam sejumlah kasus pelanggaran HAM di Indonesia, kata Suhardi, justru sama sekali tidak muncul dalam berbagai pertemuan elite Gerindra dengan tokoh-tokoh AS. “Justru kami yang menyinggung duluan masalah ini,” katanya sambil tersenyum.

    Kepada mereka, Suhardi menunjukkan hasil polling terbaru di Indonesia yang menyimpulkan bahwa hanya 0,1 persen responden yang mempertanyakan latar belakang Prabowo soal pelanggaran HAM. “Kami tegaskan kalau hanya melihat masa lampau, kapan kita melihat ke depan?” kata Suhardi.

    VICTORIA SIDJABAT (WASHINGTON DC)

    PERTANYAANNYA SEDERHANA : kita semua ketahui…Amerika itu penganut paham ekonomi KAPITALIS atau kita kadang menyebutnya (NEOLIBERALISME/ NEOIMPERIALISME EKONOMI).. yang secara prinsip..sengat bertentangan dengan EKONOMI KERAKYATAN (pro rakyat)…. APAKAH INI semua ada kaitannya dengan konspirasi politik (meminta dukungan politik) karena bukan lagi rahasia umum, Amerika akan selalu berkepentingan…terhadap kondisi perpolitikan di Indonesia, terkait dengan tujuan mempertahankan kepentingan ekonominya untuk terus dapat mengeksploitasi kekayaan alam indonesia melalui (freeport, exxon dan perusahaan AS di indonesia)
    dan kadang jadi PERTANYAAN..: APAKAH ini HASIL dari LOBI itu??? ketika muncul ARTIKEL tempo seperti ini :

    Demi Prabowo, Hasyim Siapkan Rp 100 Triliun
    Kamis, 08 Maret 2012 | 17:31 WIB

    TEMPO.CO, Yogyakarta – Hasyim Djojohadikusumo, adik kandung Prabowo Subianto, menyokong penuh pencalonan sang kakak untuk maju sebagai calon presiden pada pemilu 2014 mendatang. Hasyim menyatakan menyiapkan dana dalam jumlah tak terbatas.

    “Saya akan dukung dana banyak dan cukup untuk menang,” ujar Hasyim menjawab pertanyaan Tempo saat berkunjung ke Museum Diponegoro di Jalan HOS Cokroaminoto, Yogyakarta. Hasyim berada di Yogyakarta menghadiri peluncuran buku Peter Carey Kuasa Ramalan: Pangeran Diponegoro dan Akhir Tatanan Lama di Jawa 1785-1855.

    Prabowo disebut-sebut mencalonkan kembali sebagai presiden (Baca: Prabowo Dianggap Lebih Unggul dari Calon Lain). Pada pemilu 2009, bekas Panglima Komando Strategis TNI Angkatan Darat itu pernah maju sebagai wakil presiden berpasangan dengan Megawati Soekarnoputri. Ia diusung Partai Gerindra, sedangkan Megawati disokong penuh PDI Perjuangan. (Baca: Survei Februari: Prabowo Belum Memikat Hati Rakyat)

    Ketika Tempo menyebutkan angka Rp 9 triliun untuk dana pemenangan pencalonan Prabowo, Hasyim tertawa lebar. Dengan nada bercanda ia menyebutkan dana pemenangan Prabowo bisa lebih dari Rp 9 triliun. “Kalau Tuhan kucurkan Rp 100 triliun, ya Rp 100 triliun. Pokoknya banyak dan cukup untuk menang,” kata Hasyim.

    Ia menambahkan, Prabowo secara pribadi telah menyatakan maju dalam pemilu 2014. Hanya, hingga saat ini Prabowo belum mengemukakannya ke publik. “Prabowo akan menyatakan pada waktu yang tepat soal pencalonan itu. Pasti, sudah pasti,” ujar pengusaha dan kolektor batang antik tersebut.

    Bentuk kesungguhannya mendukung pencalonan sang kakak, Hasyim mengaku telah melibatkan diri dalam kegiatan Partai Gerindra. Ia antara lain membantu menata administrasi partai, mengikuti berbagai kepanitiaan, dan aktif dalam rapat-rapat komisi di partai. “Saya sangat mendukung,” kata Hasyim. (ditulis BERNADA RURIT)

    KARENA jika kita nilai dari ARTIKEL lain, kalo memang punya uang Rp.100 TRILIUN.
    kok bisa bermasalah dengan HUTANG dan PERUSAHAAN-nya TERANCAM PAILIT..
    serta dituntut di pengadilan niaga Jakarta Pusat??:

    Perusahaan Prabowo Terancam Bangkrut
    (Vivanews, Kamis, 9 Juni 2011, 15:23 )

    VIVAnews – Pengadilan Niaga Jakarta Pusat memerintahkan perusahaan milik pengusaha dan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto, PT Kertas Nusantara membayar utang sebesar Rp142 miliar kepada PT Multi Alphabet Dinamika. Jika dalam waktu 45 hari, utang itu tidak dibayar, maka perusahaan akan dinyatakan bangkrut.

    “Mengabulkan permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang dan menunjuk Marsudi Nainggolan sebagai Hakim Pengawas, dan Syahrial sebagai Kurator,” kata Ketua Majelis Hakim, Tjokorda Rai Suamba, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis 9 Juni 2011.

    Tjokorda menilai, permohonan putusan sudah sesuai dengan Undang-Undang Kepailitan. Kasus ini bermula, ketika PT Kertas Nusantara meminjam uang PT Multi Alphabet Dinamika sebesar Rp142 miliar pada 2000 sampai 2003. Karena PT Kertas Nusantara terlilit masalah, perusahaan yang dulu bernama PT Kiani Kertas itu tidak bisa membayar kewajiban pembayaran utang. Maka itu, PT Multi Alphabet Dinamika meminta PT Kertas Nusantara dipailitkan.

    Pengacara PT Multi Alphabet Dinamika, Benemay mengatakan, kliennya meminta pembayaran utang ditambah dengan denda keterlambatan utang. “Totalnya Rp194 miliar,” kata Benemay.

    Benemay melanjutkan, pada 2009 Direktur Utama PT Kertas Nusantara, Prabowo Subianto, mengakui bahwa perusahaannya memiliki utang. “Cicilan utang PT KN dibayar senilai Rp500 juta setiap bulan,” kata Benemay. Pembayaran sudah dilakukan sebanyak dua sampai tiga kali.

    Sementara, pengacara PT Kertas Nusantara, Iyan Siregar, mengakui adanya kemacetan dan kemunduran perusahaan. Sehingga, kliennya tidak bisa menyelesaikan kewajibannya kepada para debitur.

    “Para pemohon PKPU (Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang) karena masih memiliki aset-aset yang bisa digunakan secara maksimal. Pemohon juga memiliki calon investor baru untuk menjalankan usaha kembali,” kata Iyan.

    Bagaimana tanggapan Prabowo atas putusan ini? “Nanti ya, ini masih terlalu dini,” kata Iyan. (umi)

    Bagaimana menurut pendapat Mba Linda..??? :)

    Sumber kutipan artikel:
    http://www.tempo.co/read/news/2012/10/13/078435415/Gerindra-Mulai-Gencar-Lobi-Elite-Amerika
    http://www.tempo.co/read/news/2012/03/08/078388933/Demi-Prabowo-Hasyim-Siapkan-Rp-100-Triliun
    http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/225682-perusahaan-prabowo-terancam-pailit

  5. berthy b r

    GREAT!!! Thanks so much, Mbak Lin… semoga ada banyak mata yang berubah arah, melihat jauh kedalam, dan perlahan meninggalkan stigma-stigma masa lampau yang boleh saja kita bahas dengan ‘sersan’.. Serius dan santai…

    • Linda Djalil

      Terima kasih bung Berthy. Sebagai orang yang mencoba untuk bersikap obyektif, saya menilai Prabowo tetaplah seorang lelaki Indonesia yang sungguh cerdas, memiliki daya tahan yang luar biasa meski sudah ‘kejedot-jedot’ hidupnya.

      Ia dipermalukan, dihajar gosip kiri kanan, namun ia tetap maju bahkan mempersiapkan diri kembali untuk memimpin negeri ini. Ketidakpastian hukum membuat nama orang seenaknya tercoreng-moreng, tidak hanya dialami olehnya tapi oleh orang-orang lain juga bukan? Kalau toh memang Prabowo bersalah, lagi-lagi, tuntaskanlah !
      Sebagai manusia biasa Prabowo juga memiliki kekurangan dalam bersikap. Terutama bila ia ingin tetap maju. Semoga yang saya utarakan bisa menjadi bahan renungan juga untuknya — apabila dia berminat. Hahahaaaa… !!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>