browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Saya Bangun Pagi dan Saya Dusta Lagi

Posted by on March 12, 2013

saya bangun pagi

bangun lagi

bangun lagi

berpikir lagi..

untuk rangkaian kata

berisi dusta

 

saya bangun pagi

saya dusta lagi

berpikir keras

apa yang harus tercetus

agar orang tak selalu ketus

 

saya bangun pagi

mulai berdusta

sekuat tenaga membela

pak polisi tidak punya  banyak harta

tidak rajin kawin sini sana

tidak pula menjarah atas hasil kuasa

 

saya bangun pagi

dan berdusta lagi

untuk berkata soal tamu-tamuan kemarin

tak bicara soal politik

tak bicara soal calon kuasa

cuma bicara soal bensin

 

saya bangun pagi

ingin dusta lagi aaaaah

anak tidak nabrak sampai manusia mampus

karena tewas  serangan jantung

lalu anak datang lewat

jadi dua nyawa hilang

bukan karena kesalahan anak saya

hingga tuntutan delapan bulan saja

kalau perlu delapan hari saja

atau delapan menit

kalian mau apa hah?

saya yang punya dunia

bisa mengatur hukum seenaknya

 

saya bangun pagi

saya dusta lagi

untuk kasus bank century

saya tahu siapa yang sesungguhnya pencuri

tapi apa daya sogokan sudah masuk  laci

berita koran pun saya plintir sana sini…

 

saya bangun pagi

tak mengapa dusta lagi..

di depan tololnya istri

selingkuh hanya sehari

ia tak bakalan mengerti…

 

saya bangun pagi

sembari lari pagi dusta lagi

mengatur rencana penuh misteri

gara-gara urusan daging sapi

bilang saja semua sudah diatur oleh penguasa negeri

 

saya bangun pagi

saya dusta lagi…

urusan monas  sudah musnah tanpa sinar berseri

karena mulut lancang kini sudah terpatri

membayangkan leher terjerat pun rasanya ngeri

 

sumpah mati..

sumpah mati..

itulah dusta yang diiringi sejuta janji

tak perduli membawa-bawa kitab suci…

sumpah mati..

cepatlah saja mati…

daripada segala manusia terkontaminasi

mendengar segala dusta lagi

dusta lagi

dusta lagi….

 

Bagikan Posting ini di:

3 Responses to Saya Bangun Pagi dan Saya Dusta Lagi

  1. nike purnamasari

    puisi ini saya dengar mbak linda membacanya di program TVRI bagus banget…tq

  2. Nenna

    aku meraih cita-cita
    dengan sekolah setinggi-tingginya
    setiap kesempatan yg ada
    ku gali pengalaman sedalam-dalamnya
    kini…
    apa yang di inginkan dikepala
    dapat ku raih dengan menepuk dada
    semuanya sudah ku punya
    kini….
    putra tersangkut perkara
    kasus century mulai membara
    namaku di sebut menggelinding bagai bola
    kini…
    otakku berputar-putar merdeka
    isi kepala harus kubongkar semua
    untuk mengatur segala rencana
    oh..kini…
    oh iya…
    bpk polisi harus kuperdaya
    pengacara handal telah ku sewa
    gaji penegak hukum tidak seberapa
    akan aku kasih biaya hidup berlipat-lipat ganda
    kini….
    huuuaaa….hhhaaa…..hhhaaa
    putra ku sayang segera merdeka
    huuuaaa….hhhaaa…hhhaaa
    kasus century juga sirna…
    huuuaaa…hhhaaa…hhhaaa…
    masyarakat Indonesia memang bodoh semua

  3. Ida Arimurti

    Renungan bagus yang sangat menyentuh sekali… Thanks Mba Linda..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>