browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Monthly Archives: December 2013

Terpana

butir embun menyembul di sela-sela daun pagi menyala terang mengucur butir embun menyembul tak jauh dari butir air mata lewat jendela menyusup ke rerumputan butir embun menyembul hati perih terpana mengapa tak ada lagi dia si lembut kata kadang kuanggap dia ibu kadang teman seorang perempuan biasa yang tak pernah mengenal pesta namun buah tangannya … Continue reading »

Categories: Puisi | Leave a comment

Bawalah Dia !

bawalah dia ke penjara, maka akan kuberikan jabatan menggema… bawalah dia ke penjara, maka segera kulantik dengan segala keparatnya upacara….

Categories: Puisi | Leave a comment

Kue Ulang Tahun Tertawa

menebar coklat stroberi bercampur keju berlapis-lapis pada kue mewah hadiah ulang tahun dari bersama menebar mewah lezat tiada tara gurih menjulang citra mahal menandakan kelas kue ulang tahun bermakna semua mata menatap tergiur sedap menetes air liur tak sabar menanti kue masuk ke dalam mulut dikecap berlama-lama tapi nanti dulu.. kue ulang tahun tertawa sembari … Continue reading »

Categories: Puisi | Leave a comment

Jahitanmu Selesai Sudah

jarum benang kain pola gunting adalah karibmu sepanjang usia mata yang cermat kerja penuh cinta hasilnya adalah necis indah rapi tiada tandingannya jarum benang kain pola gunting adalah nafasmu sepanjang mereka mencintaimu tanpa melihat pangkat jabatan serta orang terpandang berjalan menelusuri gang ibu menteri jendral serta yang hebat gang itu dilewati belasan tahun puluhan tahun … Continue reading »

Categories: Puisi | Leave a comment

Kakek Saya Dosen IAIN Beristrikan Non Muslim

Hari ini di televisi banyak disiarkan suasana Natal di mana-mana hingga pelosok Indonesia. Sekedar berbagi cerita sedikit ; Kakek saya dari pihak Ibu, Haji Arifin Temyang adalah pejabat di Departemen Agama masa lalu. Pak Mukti Ali eks Menteri Agama dulu adalah anak buahnya. Juga si cantik Ibu Zakiah Darajat, pejabat Departemen Agama dan seorang psikolog … Continue reading »

Categories: Kepingan Kenangan | Tags: , , , , , , , , , , , , | 4 Comments

Puluhan Tahun Telah Berlalu

urat tangan sudah nampak garis mata mulai berbaris lelah pun cepat terasa banyak hal cepat lupa ah, tapi tidak… banyak hal yang tak mudah terlupa ada pohon cemara gundul lantaran yang lebat belinya juga harus dengan uang hebat lampu kelap kelip seadanya hanya beberapa warna dari beberapa lembaran uang yang seada-adanya mata itu kembali menatapku … Continue reading »

Categories: Puisi | Leave a comment

Sombong Kali Kau Kumis!

kau plintir kumismu ke kiri ke kanan menuju arah tangga istana marmer kinclong lampu kristal menjulang cemerlang bersinar menembus awan harum mawar menyembur lewat pinggiran karpet tebal terukir gagah kau plintir kumismu dada terbusung mata dipicing separo sembari mengintip seluruh orang yang menonton pelantikan mulia untuk dirimu yang kau anggap perkasa… sudah kalah di sini … Continue reading »

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Ketika Ibu Menyentuhku

Ketika Ibu menyentuhku, dan menempelkan hidungnya yang mancung ke pipiku, saat itu getaran dahsyat mengalir ke sekujur darahku. Bayi mungil yang diberinya nama Linda saat itu menatap wajahnya lekat-lekat. Betapa cantiknya dia. Wanita Aceh campuran Sumatra Utara berkulit kuning langsat bagai perempuan Indo dengan tatapan penuh cinta. Dialah Ibuku, yang akan aku bertumpu sepanjang saat … Continue reading »

Categories: Kepingan Kenangan | 1 Comment

Jumat Keramat

peluh keringat degub jantung tiada diundang muncul menyengat menyelinap ke dada burung gereja mengudara mengalunkan suara angin mata berkejap takjub menyapa burung kenari menari penuh warna tiada beban bebas merdeka sungguh berbeda dengan yang terhina…. peluh keringat inilah tiba segala saat punahnya sebuah martabat air mata bergulir was-was malu… gamang… tiada satupun mampu digapai tempat … Continue reading »

Categories: Puisi | Tags: , , , , , , | Leave a comment

SBY Oh SBY

Bila saya memandang SBY di layar kaca atau dari media cetak, kadang terbesit rasa kasihan kepada orang ini. Dulu dia saya kenal sebagai tentara yang santun, dan dari bahasa tubuhnya ada rasa selalu ingin menolong orang lain. Tangkapan saya, orang ini berhati baik. Kini SBY banyak dicela. Saya termasuk yang protes atas kesehariannya sebagai presiden. … Continue reading »

Categories: Renungan Hidup | 1 Comment