browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Sampai Berapa Lama Lagi

Posted by on January 28, 2014

terkulai lesu
pegal linu
tiada habis rasa jemu
di mana dunia yang dulu
penuh tawa kebebasan
penuh gerak gempa semaunya

meratap lunglai
tatkala lampu tak bersinar
surut pula semangat hidup
bagai seonggok tubuh tiada daya
merana…

sampai berapa lama lagi
derita muncul bertubi-tubi
perih tubuh tak terlukiskan
terjembab kesal tak berkeputusan

tangan pun berbicara
kaki berkata
helaian rambut tertawa
telinga bergerak melambai-lambai
mata mengeluarkan desis
hidung serasa lapang
dada bergoyang

sampai berapa lama lagi..
jumpa putri yang satu bagai mimpi
cermati putri yang satu lagi penuh haru
keduanya memang milik sang ayahanda
tampilan bagai siang dan malam
lemas tubuh menambah pedih
sampai berapa lama lagi
bersama sang putri yang di sini
berjumpa putri yang di sana
sebelum pergi jauh sekali…
menggedor pintu maaf
tobat tak terkirakan
atas seluruh kekurangan

mulut berdesis sulit berhenti
sampai berapa lama lagi…
sampai berapa lama lagi…
maut mencari
atau muzizat Tuhan yang diberi
menikmati dunia sekali lagi….

Bagikan Posting ini di:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>