browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Monthly Archives: February 2014

Mengapa Perempuan Itu Selalu Ikut-ikutan?

mengapa perempuan itu selalu ikut-ikutan ujar seorang nenek tua di depan layar kaca tatkala melihat ibu ratu keluar dari kereta meninjau korban gunung meletus hebat perkasa mengapa perempuan itu selalu ikut-ikutan geram sang nenek lagi penuh sengit melotot sinis tak suka melihat adegan yang dianggapnya di luar kepatutan mengapa perempuan itu selalu ikut-ikutan mendompleng popularitas … Continue reading »

Categories: Puisi | Leave a comment

Binatang Membunuh Binatang

nestapa pandangan kuyu meraba dunia kota di ujung pulau terik menjadi hunian sehat aman tenang tanpa hantu menggoda itu dirasa jauh sebelum ada niatan sejahat drakula kalian binatang bernafas memiliki hak yang sama dengan manusia hak hidup hak mencicipi pengananan layak hak dikasihi bahkan menjadi tontonan… kami hanya bisa geleng kepala tatkala muncul binatang lain … Continue reading »

Categories: Puisi | 1 Comment

Marina

cantik betis batu pualam lengan kuning gading indah mata menerawang merana bibir tipis mahal senyum hanya nestapa tergurat nyata sapuan warna membentuk lukisan itulah jeritan hatinya marina selimut bantal bertabur mutiara namun waktu hilang tiada terasa.. marina cerdas sia-sia… terkungkung kewajiban yang ia kira mulia.. ternyata semu semata

Categories: Puisi | Leave a comment

Si Biru Koleps!

Isi rumah amburadul Anggota keluarga satu persatu berhotel jeruji Makelar proyek bergelar ‘bunda’ nyungsep entah ke mana Anak macan peliharaan mulai mengaum di penjara Rapat besar di luar Ibukota ribut bagai neraka Hallo Sang Nakhoda ! Bukankah semua hasil tanaman yang kau petik buahnya juga? Lalu, masihkah kamu punya muka? Akankah kembali bikin buku jual … Continue reading »

Categories: Puisi | Leave a comment

Marah Karena Dakwahmu Tak Bersuara Kencang?

Mengapa kamu berdakwah ingin dengan suara kencang-kencang? Agar lebih terhormatkah? Tak pernah dengar cara seniormu Nurcholis Majid atau Quraish Shihab berdakwah? Tak pernah mereka jejeritan. Tak juga sembari pakai busana mewah di segala sudut bordiran. Apalagi memakai sorban! Mengapa pula kamu semena-mena pada kepala orang, memampirkan kakimu yang lancang menginjak serampangan? Hanya karena suaramu di … Continue reading »

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Kamu Bukan Ustad ?

kalau kamu akhirnya di layar kaca mengaku bukan ustad atau belum menjadi ustad apalagi kyai mengapa tingkahmu begitu hebat meninggikan harga selangit menciptakan diri sebagai ustad menikmati dielu-elu sejuta umat didengar disimak ditempatkan di singgasana terhormat? kalau kamu akhirnya di layar kaca mengaku bagai lelaki rendah hati mengapa gayamu tak kau hapus duduk mengangkang mulut … Continue reading »

Categories: Puisi | Tags: , | 3 Comments

Saat Ulang Tahun Pernikahan…

tanganku menuju keriput kelopak matamu pun mulai bergaris kita bergandeng tiada henti… menuju kedamaian abadi…. puluhan tahun bersama dengan segala ketidaksesuaian dan segala kecocokan semua campur aduk menjadi adonan kasih berlebih ada yang berubah..? apakah suara burung yang tiap pagi menyentil nyenyak kita pun berubah? kemarilah kekasih… saling berpelukan sebagaimana muda kita dulu… agar tiada … Continue reading »

Categories: Puisi | 1 Comment

Nasi Tumpeng untuk Corby

rakyat sibuk memoles nasi tumpeng untuk selamatan bagi ndoro putri Corby nan elok hidung mancung bak prosotan mata biru kecoklatan biang nenggak obat-obatan cair serbuk suntikan segala aneka nan rupawan Corby bagai ada di sorga dengkul ringan tapak kaki melayang senyum riang tanda kepuasan merdeka atas ketidakwajaran inilah keberuntungan memperoleh penguasa rupawan yang dulu dipuja … Continue reading »

Categories: Puisi | Tags: , , , , , | 1 Comment

Jembatan Anak Orang Kaya

jembatan anak orang kaya menuju sekolahnya begitu mudah tiada nestapa tak perlu upaya berlama-lama… jembatan anak orang kaya menuju sekolah ada kendaraan beroda empat menggelinding gagah menembus jalan raya disopiri orang gajian sembari hirupan wangi pendingin penuh gelora jemari mengetik nomor telefon genggam ngbrol pagi asyik sekali dengan sesama teman ada juga yang sibuk menulis … Continue reading »

Categories: Puisi | Tags: , , , , , , | 2 Comments

Dana Haji Berlari-lari

terbelalak bola mata tatkala melihat berita tersebar di mana-mana dana haji sejumlah besar terbang ke angkasa dilipatgandakan tanpa tahu si empunya mengapa keparat selalu hidup sentosa menginjak leher perempuan bermukena menendang peci pria di atas sejadah bermimpi muncul di tanah suci hasil keringat tahun menahun menyambar keindahan obsesi untuk naik haji mereka adalah rakyat yang … Continue reading »

Categories: Puisi | Leave a comment