browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Lagi-lagi Oh SBY !

Posted by on May 18, 2014

 

 

Membaca berita dari media online ini, saya kembali  terpana. SBY di penghujung kekuasaannya memperlihatkan kepada rakyat betapa tidak adilnya dia. Apa gunanya konvensi Demokrat bila akhirnya yang unggul dalam konvensi ditendang begitu saja? Jelas-jelas Dahlan Iskan menempati posisi tertinggi, tetapi tetap saja demi trah silsilah keluarga maka yang dijagokan olehnya untuk maju sebagai cawapres adalah adik iparnya sendiri. Tidak tahu malu betul orang ini ….. !! Kesan baik apa yang bisa ia tinggalkan setelah usai menjadi Presiden?? Adakah?? Oh SBY.. !!

 

Ini adalah berita salinan;

 

Cawapres Adik Ipar, Dahlan Iskan Didzalimi SBY

Dahlan Iskan dan SBY. (DOK)

JANGKARPOLITIK– Pengamat politik dari Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma), Said Salahudin curiga dengan upaya elit Partai Demokrat (PD) untuk mengesampingkan Dahlan Iskan sebagai pemenang konvensi calon presiden di partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu. Kecurigaan Said itu didasari pada upaya PD menawarkan Pramono Edhie Wibowo saat menjajaki pembentukan koalisi dengan partai lain. Menurut Said, menawarkan Pramono sebagai calon wakil presiden dari PD dengan alasan punya latar belakang militer merupakan upaya untuk menyingkirkan Dahlan yang jelas-jelas memenangi konvensi.

“Kalau memang latar belakang militer Pramono Edhie yang dijadikan sebagai alasan menyingkirkan Dahlan, harusnya dijelaskan sejak awal dong. Tapi faktanya, semua ketentuan itu kan tidak pernah dijelaskan dan tidak dibuat dalam aturan konvensi,” ujar Said di Jakarta, Sabtu (17/5).

Karena Said mengatakan, jika benar informasi yang beredar bahwa Golkar berkoalisi dengan PD dan mengusung duet Aburizal Bakrie-Pramono Edhie sebagai pasangan capres/cawapres, maka Dahlan sebagai pemenang konvensi telah didzalimi oleh SBY.

“Dia (Dahlan, red), sudah ditipu mentah-mentah oleh Demokrat. Ini jelas permainan politik yang kotor,” ujarnya.

Menurut Said, PD seharusnya tetap menawarkan Dahlan sebagai pemenang konvensi dalam membangun koalisi dengan partai lain.

Sebab, hasil survei sudah membuktikan bahwa Dahlan memiliki dukungan tertinggi di antara peserta konvensi.

“Kalau memang akhirnya PD tetap mengusung Pramono Edhie, saya kira Dahlan bisa mengambil langkah menggugat SBY ke Pengadilan. Bila perlu dia keluar saja dari Demokrat,” katanya.

Sebelumnya politikus Partai Golkar, MS Hidayat mengatakan bahwa partainya dan PD sepakat membentuk poros baru. Koalisi baru itu sepakat mengusung Aburizal Bakrie-Pramono Edhie sebagai pasangan bakal capres/cawapres.

Kesepakatan mengusung Aburizal-Pramono dihasilkan oleh Tim 6 yang terdiri dari MS Hidayat, Agung Laksono dan Idrus Marham dari Golkar, serta Syarief Hasan, Jero Wacik dan Edhie Baskoro Yudhoyono dari PD.

Menurut Hidayat, kedua nama disimpulkan berdasarkan pertimbangan unsur sipil-militer dan Jawa-luar Jawa. Karena itu Dahlan Iskan meski pemenang konvensi tak dipilih.(Penulis: Admin. Sumber: JPNN. Foto: Dok)

 

Bagikan Posting ini di:

One Response to Lagi-lagi Oh SBY !

  1. berthy b r

    I really agree, mbak Lin. Saya kira, pandangan mbak Linda kritis dan care terhadap “injustice” terbuka terhadap PARA peserta KONVENSI, apa pun alasannya. Kalu begitu, mestinya konvensi jg sdh tdk harus dilanjutkan ketika itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>