browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Monthly Archives: July 2014

Renungan Lebaran (2)

kehangatan telapak tangan saat bersalaman penuh pemaafan diselimuti taburan senyum dan serbuan awan putih bening menghajar gelapnya amarah musnah sudah ribuan kesal kembali kepada dasar kasih.. bisakah?? mampukah…? yang tak bermasalah begitu mudah bermaafan yang sempat bermasalah justru tak keluar ungkapan itu tak secuilpun,,, bagai tak ada tempat untuk memohon maaf tak juga merasa telah … Continue reading »

Categories: Puisi | Leave a comment

Renungan Lebaran

    Alhamdulillah menikmati Lebaran bersama keluarga besar, keluarga inti, keluarga orang lain…. semua terasa indah….. kasih merebak di antara kami… makanan lezat tiada henti…. tertawa membicarakan perbedaan pilihan yang seru kemarin ini…, saling menghormati pilihan masing-masing meski tetap saja ada sindiran kocak..hahahahaaa…. lalu ngobrol cekikikan lagi, sembari memandang generasi muda kami.., anak cucu menantu…. … Continue reading »

Categories: Renungan Hidup | Leave a comment

Keputusan Saat Sahur

Bagas tampak kuyu.  Kerja tiada henti di media  terkenal Indonesia membuat tenaganya terkuras. Bulan puasa membuatnya harus bertahan pada haus lapar dan kesabaran. Kesabaran ? Waktu sahur telah tiba. Bagas duduk termenung di meja makan. Ibunda sibuk menyendok nasi ke piringnya. Vitamin  dan madu di sebelah piring disediakan. Ayahnya, sembari menyeruput teh hangat, diam-diam mengamati … Continue reading »

Categories: Cerpen (Fiksi) | 1 Comment

Ketika Kami Sudah Kehabisan Kata

kami hanya tercenung bungkam terpana pedih terkesima   ketika kami sudah kehabisan kata.. maka hanya hati yang bersuara telinga bagai tak tersusupi bunyi kebaikan sebab jelaga tumpah di sekitar muka kami kehabisan kata tak mampu berbicara   kedajalan merajalela lalu kami  bisa apa bila yang salah dibenarkan yang benar ditindas mampus kami kembali menganga tanpa … Continue reading »

Categories: Puisi | Leave a comment

Fitnah

Sekejam apakah fitnah ? Pedang tajam pun belum apa-apa dan tak sebanding dengan lontaran fitnah. Jangan lupa, pernah ada seorang diplomat karir yang diserang fitnah habis-habisan lalu ia tak diberi jabatan apapun di instansinya. Keuangan menjadi morat-marit, berjualan ini itu dan menjadi sopir taksi gelap untuk menjemput penumpang dari stasiun Gambir. Tuhan seakan-akan membiarkan nestapa … Continue reading »

Categories: Opini | Leave a comment

Putriku yang Cantik Tetap Tersenyum

menggeliat menahan lara sakit sekujur tubuh luar biasa namun wajah perihnya selalu berhias senyum seakan ia selalu berkata kepada ayah bunda serta suaminya juga putra ciliknya aku tidak apa-apa.. semua bisa teratasi…   putriku yang cantik bila boleh sakitmu pindah ke kami agar derita tak terlalu berat agar kau bisa berlama-lama merasakan mahligai bahagianya rumah … Continue reading »

Categories: Puisi | 1 Comment

Horeeee, Apakah Bonus Lebaran Itu Barokah?

Berbagai keluarga bergembira. Bonus diterima, gaji naik, hadiah lebaran, uang THR, plus bonus prestasi atas daya tembus sumber yang hebat, dan membuat skenario dahsyat apapun untuk kepentingan pemilik kantor. Baju baru, makanan enak, kue lebaran… semua sudah di depan mata. Darah dialiri uang prestasi semacam itu untuk penganan keluarga. Dinikmati anak, istri, suami, orang tua, … Continue reading »

Categories: Cerpen (Fiksi) | Leave a comment

Antara Riang Menang di Atas Kepedihan

Sebentar lagi keriangan akan merebak di mana-mana. Gembira karena perjuangan murni, riang karena pembalasan kebencian. Semua berbaur menjadi satu. Tak ada hidup yang selalu mulus dan tanpa cobaan. Tak ada pula hanya malaikat yang mengitari bumi. Sebab Tuhan pun menciptakan panjang dan pendek, besar kecil serta pahit manis dan gelap benderang. Kemenangan atas segala upaya, … Continue reading »

Categories: Opini | 3 Comments

Beterbangan !

tatkala rudal tepat sasaran menuju sembarang langit tak berbatas yang terbang beterbangan hancur seketika berkepingan tiada berbentuk rupa besi berbentuk burung angkasa segera lebur manusia entah sedang mengapa sebelumnya yang asyik mengobrol si cantik-cantik yang sibuk siapkan makanan troli,,, pilot gagah yang menatap jalur indahnya awan sembari mereka menyeruput kopi panas mengemil biskuit berlapis coklat… … Continue reading »

Categories: Puisi | Tags: , , | Leave a comment

Saya Ingin Prabowo Presiden RI, Tapi Kalau Tidak Jadi??

  Bagi saya, Prabowo tidak jadi presiden pun tidak masalah. Yang penting dia sudah berikhtiar sangat maksimal dan banyak sekali rakyat yang respek, jatuh sayang, hormat, melihat dengan mata kepala langsung soal kecerdasannya saat ia tampil di mana-mana, terutama selama debat berlangsung. Caranya berbicara yang elegan dan sangat terpelajar, terukur, gigih, dan masih banyak ternyata … Continue reading »

Categories: Opini | 4 Comments