browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Puisi 30 September…

Posted by on September 30, 2014

 

 

 

Seorang lelaki mengusap air matanya

desiran angin dingin Eropa melanda hati..

bagaimana mungkin ia melempar  jauh kenangan pahit akhir September…,

tatkala lengking jeritan pilu menggema di keluarga

para keparat merenggut nyawa sang ayah seenaknya

bagai membantai ayam tiada berharga

angin Eropa kembali menerpa kepedihan

peristiwa puluhan tahun silam  jauh di negerinya…

yang  tetap dicinta  sampai akhir hayat

hingga kini memberikan rasa was was…

apakah kejadian mengerikan itu akan terulang,

karena MEREKA kini diberi lagi peluang….?

Bagikan Posting ini di:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>