browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Renungan Hidup

Sekadar Renungan Tentang Tabungan

    Yang dihinadina sudah datang ke acara besar itu. Egonya dikalahkan dengan ketulusan hatinya yang jernih. Yang dicacimaki dan dicurangi sudah tak mau ingat-ingat lagi kekalahannya. Tapi mengapa yang menzolimi justru yang tetap merasa sakit hati, was-was, tidak percaya diri, paranoid , serta menyimpan dendam yang dilontarkan dengan kelicikan-kelicikan baru yang lain ?? Tak … Continue reading »

Categories: Renungan Hidup | Tags: , , , | 1 Comment

Renungan Lebaran

    Alhamdulillah menikmati Lebaran bersama keluarga besar, keluarga inti, keluarga orang lain…. semua terasa indah….. kasih merebak di antara kami… makanan lezat tiada henti…. tertawa membicarakan perbedaan pilihan yang seru kemarin ini…, saling menghormati pilihan masing-masing meski tetap saja ada sindiran kocak..hahahahaaa…. lalu ngobrol cekikikan lagi, sembari memandang generasi muda kami.., anak cucu menantu…. … Continue reading »

Categories: Renungan Hidup | Leave a comment

Pemandangan Pagi

    Loper koran sudah berkeliling subuh ini. Tukang sayurpun menggenjot gerobak sembari bersenandung. Mbok jamu memanggul botol di punggungnya dengan gincu jreng di senyum bibirnya. Pemandangan pagi yang indah…..ya Tuhan, mohon berkahilah…, rakyat yang  bekerja sungguh-sungguh ini, mereka  bukan si penidur di ruang sidang nan sejuk, jauh dari urusan KPK dan sifat kemaruk….

Categories: Renungan Hidup | Leave a comment

Cara Tuhan…..

  Tuhan punya berbagai cara membuka asli-aslinya orang dengan kejadian tertentu. Seseorang yang mencapai karir hebat berpangkat tinggi belum tentu dijamin  kejujurannya semulia jabatannya. Buktinya, untuk urusan jam tangan saja ia dengan mudah berdusta.  Malunya pun ditanggung sendiri di depan khalayak ramai.

Categories: Renungan Hidup | Leave a comment

Hai Tetangga!!

Kalian biasanya sombong kepada kami. Dari urusan merebut pulau hingga penghinaan pada bangsa kami yang mencari nafkah di tempat kalian. Plus mengaku soal lagu hingga batik adalah ciptaan kalian. Kami sering dibuat mumet dan gregetan tetapi selalu berusaha menahan diri karena berlandaskan ‘saudara serumpun’. Maka kini kami tinggal menjadi penonton saja melihat kepanikan, kesibukan, dan … Continue reading »

Categories: Renungan Hidup | Leave a comment

Katakanlah Terima Kasih !

Aku berhadapan dengan seorang perempuan renta. Ia kini terbaring di tempat tidur tiada daya. Hanya berdiam diri, tidak rewel, serta tetap cantik. Seorang Ibu dengan tiga anak, super kaya raya dan memiliki usaha besar sejak tahun ’50 an hingga kini. Tanpa henti, tanpa mengalami kebangkrutan. Tentu saja kini bukanlah dia lagi yang menjalankan perusahaan. Suami … Continue reading »

Categories: Renungan Hidup | 3 Comments

Jangan Bilang ‘Kere’

Jangan bilang ‘kere’, nanti Tuhan marah. Itulah kata sang Nyonya Biru. Sebaiknya kalian bilang begini saja, “Kami miskin, Tuhan…, akibat dari miskinnya hati para penguasa kami .., yang selalu saja tiba-tiba mendadak akrab dengan kami, dengan berperhatian besar atas peningkatan kesejateraan hidup kami bila pemilu sudah di ujung mata. Kelak begitu menang, kami kembali dilupakan. … Continue reading »

Categories: Renungan Hidup | Leave a comment

Adalah Hak Kita…

Adalah hak semua orang menentukan orang yang dipercayainya, dikasihinya, diamanahkannya. Adalah kewajiban kita pula untuk selalu minta kepada Sang Rabb, Sutradara Kehidupan Yang Maha Mulia…, agar kita dibukakan intuisi, rasa sensitif, ketajaman, serta keputusan yang tepat untuk tak salah memilih, tak salah memuja, tak salah berharap terlalu banyak……. dan tidak memperoleh kenyataan yang tak sesuai … Continue reading »

Categories: Renungan Hidup | 2 Comments

Sedang Apa Mereka?

Sementara dunia heboh memikirkan pesawat hilang, sikap rusia, para teroris, gempita di Thailand, persiapan pemilu di negeri ini…, kita tak pernah tahu lagi segala orang yang telah mendahului kita sedang apa kini ‘di sana’…. nenek moyang kita, kerabat, orang tua, sahabat dan rekan kerja kita yang sudah ‘berjalan’ lebih dulu….. tentu mereka tak pernah merasakan … Continue reading »

Categories: Renungan Hidup | Leave a comment

Tertular yang Serba Baik

Kalau kumpulan orang ‘rada kacau’ itu memiliki dua orang baik dan pekerja keras serta memegang amanah secara baik, semoga menular bagi yang lain …, yang biasanya juga seringkali membuat khalayak gregetan dan geleng-geleng kepala. Sepasang manusia itu dianggap sebagai orang baik. Semoga benar adanya, semoga yang tidak baik bisa terkontaminasi kebaikan, tertular yang serba baik. … Continue reading »

Categories: Renungan Hidup | Leave a comment