browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Tagged With: garasi

Wawan Sang Kolektor Mobil

indahnya garasimu, Wan! penuh kecantikan tiada tara mobil berderetan puluh-puluhan segala rupa segala warna bagai pelangi berpamer di cakrawala serupa warna lipstik segala perempuan yang ada dalam catatanmu berderetan Wawan sang kolektor mobil kau punya segalanya dari dua pintu sampai enam pintu juga kepala mobil yang berpintu menari-nari di kepala maling berkedok cendekiawan cerah meriah … Continue reading »

Categories: Puisi | Tags: , , , , , , | 1 Comment

Tanyaku untuk Djoko

tatkala kau mengutil apakah semua terasa kecil oleh sebab itu kau merambah ke perolehan yang lebih megah   tatkala kau menjadi maling tidakkah kau ingat penjahat kau jirat beling hingga mereka masuk penjara bertahun-tahun lamanya   tatkala kau menggarong uang negara mengoleksi rumah sedemikian hebatnya mobil penuh di garasi di balik kaca tak ingatkah kau … Continue reading »

Categories: Puisi | Tags: , , , | 3 Comments

Grasi

nyonyah kata pak ali supir tuan di mobil tuan selalu marah-marah mulai dari keluar pagar rumah sampai pintu kantor gedung megah   nyonyah kata pak ali supir tuan bolak-balik tuan bicara soal grasi memangnya kenapa nyonyah? grasi maksudnya garasi mobil kan ? sama si  bejo  kan tiap hari selalu lantainya disikat sekaligus dicuci   tapi … Continue reading »

Categories: Puisi | Tags: , , | Leave a comment