browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Tagged With: natal

Kakek Saya Dosen IAIN Beristrikan Non Muslim

Hari ini di televisi banyak disiarkan suasana Natal di mana-mana hingga pelosok Indonesia. Sekedar berbagi cerita sedikit ; Kakek saya dari pihak Ibu, Haji Arifin Temyang adalah pejabat di Departemen Agama masa lalu. Pak Mukti Ali eks Menteri Agama dulu adalah anak buahnya. Juga si cantik Ibu Zakiah Darajat, pejabat Departemen Agama dan seorang psikolog … Continue reading »

Categories: Kepingan Kenangan | Tags: , , , , , , , , , , , , | 4 Comments

Air Mata Gulana Saat Natal

    mata lelaki itu menerawang jauh gemas amarah kesal luka hati begitu dalam ———- musik berisi doa seakan tak mampu menghapus luka damai di bumi apa belum pernah tiba.. karena Mesuji nestapa Bima begitu luas darah menganga ——– lelaki itu tinggal gumam tinggal diam tinggal tak paham natal yang pedih di belahan bumi sana … Continue reading »

Categories: Puisi | Tags: | 1 Comment

Suara Itu…., dan Natal Itu….

  hai mari berhimpun dan bersukaria.. suara itu musik itu lagu itu kata-kata itu mengingatkanku pada Marta perempuan Ambon setia daging printil masakan lezatnya rendang padang berikut kentang kecilnya sabun berbusa ditabur ke seluruh tubuhku jemari hitam Malukunya mencubit lengan pahaku bibirnya bergerak bersenandung saat mataku kusut batu badaun.. batulah batangkai…   suara natal malam … Continue reading »

Categories: Puisi | Tags: , , | 3 Comments

NATAL MEMANG BUKAN UNTUKMU, JUWIK…

  Kuselonjorkan  kedua kakiku di sofa panjang menghadap meja tulis di pojok kamar yang dilengkapi foto besar  ayahanda di dinding putih seorang pahlawan sejati yang dikenang banyak orang setelah nyawanya sia-sia tewas di tangan  pengacau bangsa —————– Kutatap pohon natal di sudut sana… tanpa dedaunan lengkap dan begitu nestapa kering, gundul.. segundul kocekku duh.. memang … Continue reading »

Categories: Puisi | Tags: | 1 Comment

Malam Natal yang Terlupakan

seorang perempuan  yang papa lusuh tak berdaya tak paham lagi dunia tak ingat lagi agamanya karena godam memukul hidupnya berulang kali terbawa derita   air mata bagai kaca bening namun perih menusuk tajam maka muncullah suara lonceng gereja merebak dari sudut kota penuh kemeriahan pesta di rumah-rumah sentosa   perempuan itu berpikir keras kapan terakhir … Continue reading »

Categories: Puisi | Tags: , | Leave a comment