browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Tagged With: rambut

Bunda Putri

Mengggema di udara menyusup di pelosok kampung berbaur lampu kerlap kerlip kota merasuk ke hati…   Bunda Putri seenaknya kau muncul di bumi bagai manusia tak bernyawa namun sakti.. serta menyodok suami ndoro permaisuri   Kau terjun bebas bagai petir menyerang pohon jati di hutan rimba nan sepi serta ngeri.. kau memberi warna bagi kehidupan … Continue reading »

Categories: Puisi | Tags: , , , , , , , , , , , | 1 Comment

Rupiah Melemah Bukan Urusan Pemerintah

sadarkah kata-katamu membelah sembilu sejuta iris menyakiti hati perih… membuat mata rakyat terbelalak sembari bertanya-tanya apakah kami salah dengar karena telinga tersumbat hantu atau mulutmu yang penuh hantu   bila mulutmu yang anyir berkata rupiah melemah bukan urusan pemerintah tidakkah otak warasmu bekerja bila mata uang itu tak ada nilainya lagi barang tak terjangkau dibeli … Continue reading »

Categories: Puisi | Tags: , , , , , , | 1 Comment