browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Tagged With: batik

Somasi

seorang ibu bertanya-tanya sembari menggendong bayinya ke empat dengan selendang batik Pekalongan merah bercampur hijau ungu motif pesisiran kinclong sumringah namun hatinya tak sebenderang sang selendang kusam.. bingung.. gamang… sebab kepalanya penuh wasangka mengapa belakangan ini sering ada kata somasi yang tak pernah ia mengerti seorang ibu penasaran sebab empat anak tak membuatnya pandai waktu … Continue reading »

Categories: Puisi | Tags: , , , , , , , , , , , | 1 Comment

Kakek Penjual Garam

suatu pagi di hari  Minggu roda sepeda butut menggelinding di tengah kemewahan Ibukota pelan… berat… renta.. serenta  si pengendara   kakek tua terengah berjuang di jalanan aspal panas menuju tanjakan berbekal garam penuh dalam sepeda tua   betapa dadaku sesak di tengah kota bergedung  menjulang sejuk masih ada saudara  uzur papa tetap harus bekerja meski … Continue reading »

Categories: Puisi | Tags: , , , , , , , , , , | Leave a comment

Di Baju Batikmu yang Belang-belang Itu…

di baju batikmu yang belang-belang itu ada tawaku dan harapan semu yang harus kuredam sampai dasar sumur terdalam karena semua akan sama saja akhirnya tumpah air mata….

Categories: Puisi | Tags: , , , | 2 Comments

Aku Hanya Penjual Batik di Pasar Klewer

sogan truntum semua corak tertata  tebaran cinta   jualan batik seperti ini puluhan tahun hingga tanganku keriput melipat menebar kain menumpuk coklat-coklat hitam-hitam wangi malam kuhirup senang   aku hanya penjual batik di pasar klewer tahun-tahunan mendambakan nyaman tak paham politik sampai kekejaman karena bagiku kejam bila aku dicurangi beli lima kodi mengaku tiga maka … Continue reading »

Categories: Puisi | Tags: , | 1 Comment