orang mencibir mudah sekali karena akal sehat terbentur intan di jemari tak perlu lagi ada nurani tak perlu harus berani
Continue readingCategory: Puisi
Ukuran yang Serba Tidak Sama…
bagaimana bisa muncul genggam erat bila ukuran air di gelas tak sama nilai hidup berbeda sudut pandang tak mampu sama
Continue readingTanah Coklat
bergumul gulungan tanah coklat dengan ujung pacul dari tangan penjaga kuburan menimbun kehidupan yang baru saja usai sosok
Continue readingSetumpuk Bolang Baling di Keranjang….
tepung terigu adonannya gula sedikit dan adukan telur menjadi roti bantal bolang-baling dalam minyak yang panas terguyur bebas menggeliat
Continue readingInilah Saatnya…
inilah saatnya kelambu malam tersingkap air menimpa kaki dingin… menyentak ——– sejadah terhampar sarana duduk berbicara mengobrol takzim pasrah rendah
Continue readingTok .. Tok.. Tok.. Silakan Masuk Hati Nurani….
setumpuk kata meluncur seru tentang kesejahteraan rakyat tentang kerja keras untuk rakyat tentang toleransi demi rakyat tentang ego yang dibuang
Continue readingSumpah, Gue Super Gaptek! Dengar Pak Uban ‘Muna’ di TV, Makin Gaptek!!
teman gue odonk-odonk memandu gue si gaptek tolil eh tolol ini klik sana klik sini pusyiiiiiing gue tiada paham terus-terusan
Continue readingSeuntai Benang
seuntai benang tiada berharga di mata orang lain yang hidup berkecukupan berbalut busana gemerlap seuntai benang terjulur lemas tanpa
Continue readingTelapak Kaki Bayi
mungil guratan suci jauh dari dosa ——- lima jari berkumpul di kiri lima jari di kanan sepuluh jari menopang kaki
Continue readingRUMPUT DI ATAS MAKAM ( Untuk Angelina Sondakh yang Ulang Tahun 28 Desember)
rumput hijau melumuri makam, belum lagi setahun, yang semula ingin nyebur bersama, memesan tempat di sebelahnya, berurai air mata pertanda
Continue reading