cemerlang penuh melati gemilang penuh cempaka teguh tanpa cacat cela sang pria pernah mengalaminya… langkah kaki tiada henti membangun keluarga
Continue readingCategory: Puisi
Cubit
saya cubit tangan saya kaki saya dada saya telinga saya jemari saya agar saya tergerak terganggu tak merasa nyaman oleh
Continue readingSrigala Berbulu Domba
mengatasnamakan si mati berhambur cucuran air mata akting iba tiada henti tak sudi dinasihati marah sampai antipati lalu kau
Continue readingKursi Itu…
belasan tahun kursi itu bersembunyi di sudut tak terlewati sang penghuni bagai tiada guna meninggalkan sisa tak berharga… ——– kursi
Continue readingSiapa Yang Berbohong ?
isi telefon genggam menggebu-gebu sadis galak ada yang menulis pengen gue jambak rasanya rambut kondenya ada lagi yang berkata betapa
Continue readingKursi yang Lain Lagi…
kursi itu turun dari gudang sesak menuju tempat terhormat mengalas pantat si empunya rumah kursi itu adalah kursi kedua
Continue readingDoa Ibu…..
seorang ibu dari balik pintu mendengar riangnya tawa sesekali tepukan bahu muncul di ruang dapur seorang ibu dari balik
Continue readingJilbab : dipilih….dipilih……..
deretan penjaja pakaian di kaki lima pinggiran sisa-sisa sawah kini tertutup perumahan mewah kaos kaki lelaki celana panjang sampai rok
Continue readingKipas Angin Koruptor Berputar-Putar
hembusan angin sejuk tak terasa sejuk udara bersih teraduk debu kipas angin berputar di muka jidat koruptor di ruang sidang
Continue readingKeluh Kesah Membuahkan Cibiran…
saat kamu senang tentu keluh kesah terbuang dari ingatan saat kau sibuk dengan cerita karangan keluh kesah terlupakan _______ kini
Continue reading