sejauh mana kakiku kuat melangkah tapak demi tapak sejauh mana hatiku kuat menerima cercaan iri hati sesama sejauh mana
Continue readingCategory: Puisi
Penuh Tawa
negeri ini penuh tawa berderai riang lepas tanpa teringat nestapa bagi orang yang bagai tak tersentuh nestapa negeri ini penuh
Continue readingNyopet Hanya 3,9 % Kok !!
lagi-lagi kamu yang ternyata hatimu tak sebesar tubuhmu nalarmu tak sehebat tampilanmu bertutur bagai bayi gagap atau manusia hunian sekolah
Continue readingSenyumnya,,,
senyumnya mengembang tatkala usapan tangan mampir ke tubuhnya cinta ibu merasuk dalam mengalir sejuk senyumnya menyebar tatkala dunia berada di
Continue readingKetika Mereka Makan dari Kiriman Rantang…
lauk di depan mata masih sama mewahnya lezatnya mahalnya.. namun leher tercekat tatkala mengalir butiran lauk ke sana sembari air
Continue readingSalamnya dari Jauh…
salamnya dari jauh menambah luka menganga perih… karena cinta masih tersisa sampai tanah makam tertutup nanti sebagai pertanda selesailah semua
Continue readingFotografer …Mengapa Kamu Harus Ada…?
tak sampai lima menit setelah perempuan narsis berkata tak punya alat yang bernama bebe bebe dan bebe di tahun duaribu
Continue readingMerekam Jejak
sebongkah puja puji berlumur caci maki tiada mudah terhapus karena semua berbekas di hati.. di segala peralatan teknologi canggih di
Continue readingTanggal 2 Juni yang Bersejarah …..
adalah cerita lama mengerikan penuh licik menggema fitnah ditebar ke seluruh penjuru dari mulut beberapa direksi urusan rumah uang negara..
Continue readingUsiaku Bertambah Hari Ini….
anak tangga kunaiki setapak demi setapak menuju bangunan indah berisi harta lawas mulai dari kacamata milik orang-orang ternama sampai surat
Continue reading