di keramaian tadi ada kamu muncul bagai dari langit bersuara gaduh dalam hatiku tak sepatah kata keluar bagai tak
Continue readingKata-kata Cintamu…
kangennya selaut lebih besar dari kangen segunung ‘kan? itu kata-katamu berkelap-kelip masuk ke sela bola mataku kenapa ya aku
Continue readingSejadah Merah
terbentang di sudut ruang sepi hening oleh harapan suci oleh niatan sejadah merah mengerti tetasan air mata bergulir menyapu
Continue readingKata Andi Mallarangeng, “Para Koruptor Bertobatlah”
Osdar, kawan lama saya wartawan senior harian Kompas yang biasa ‘ngepos’ di kawasan Istana, dan tulisannya acapkali jenaka walau menggigit,
Continue readingSelamat Jalan Pak Sudarmanto Kadarisman…
Selamat jalan Pak Sudarmanto Kadarisman….. cintamu kepada sesama tetap terasa….. pejabat istana yang profesional di zaman Soeharto — pernah menjadi
Continue readingTelapak Kaki Si Bayi Mungil
menggetarkan saat telapak kakimu kugenggam mungil.. harum aroma malaikat suci… licin bagai pualam… inilah telapak kaki si bayi mungil
Continue readingMaafkan Saya
maafkan saya bila tak lagi bisa menjamah kesantunan ramah kasih sayang bila semua terpaksa karena terlalu sering dihina maafkan
Continue readingRapat Terbuka? Hayaaaa…!!!
hayaaaaaaa….. kamu sudah gila mau bikin rapat terbuka antara partner kerja hayaaaaa….. kamu keterlaluan strategi licik akan
Continue readingRindu
saat sang perempuan bersuara di panggung terang memandang gelap menghentak tajam meredam amarah menyimpan malu diam-diam menyimpan rindu dalam kelam
Continue readingAku Hargai Kamu
dulu aku marah karena kamu selalu searah menyatakan cinta dengan gempita seolah-olah aku punya aliran listrik yang sama…. dulu
Continue reading