browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Kami Adalah OPEK

Posted by on February 23, 2014

mengapa kecap rasa ini
meski sudah jauh badan pergi
masih terasa sari lama
tauto pekalongan
berbumbu segala rupa begitu lezat
citarasa khas..
mana mungkin bisa dilupa…

mengapa meski telah di ujung kota
jauuuuh…
jauh dari semilir angin pantai Boom
jauh dari terik
jauh dari aroma malam
wangi lilin batik bertebaran
tetap saja kami berada di sana
ditengah jemuran batik menjulur
warna pelangi begitu cemerlang…
belahan jiwa tak pernah terbang
lekat..
seindah mulianya sarung plakat…
bersulam kasih

kami adalah OPEK
yang tetap merasakan OPEK
dengan jiwa yang sama
muasal akar pohon yang sama…
jejak rekam yang serupa…
sebab tauto Pekalongan masih rasa Tjarlam yang sama
masih rasa Kunawi yang sama..
masih rasa Damudi yang sama..
becak pun masih dengan gelembung di belakang punggung yang sama
hingga suara azan di mana-mana yang masih sama..
menjadikan gemuruh cinta tetap melekat
berpelukan penuh rasa saudara yang sama..
Pekalongan..
Pekalongan..
mana mungkin setitik pun dilupakan
oleh OPEK.. Orang Pekalongan !

Bagikan Posting ini di:

2 Responses to Kami Adalah OPEK

  1. thress

    Mbak Linda ,

    tulisannya membuat kangen pulang ke pekalongan nih

  2. Lies Sudianti

    Sangat menyentuh Linda
    pasti orang Pekalongan lebih tersentuh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>