browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Sulitnya Mulut Berkata “Maaf”

Posted by on August 11, 2012

merasa diri paling baik
paling suci
paling benar
paling dihormati umat
paling dicintai Tuhan

merasa diri paling tinggi
tak pernah merugi
tak pernah berucap ke arah kiri
semua penuh puja puji

tatkala orang itu berada di panggung
melontar pengajaran kehidupan
menyitir ayat-ayat suci perdamaian
rasanya dia manusia perkasa layak panutan

tatkala kesombongan merebak
tergelontor bagai ombak
mulut srigala lebar menguak
mulailah tutur kata menjadi sengak

lalu agama dipermainkan
keimanan seseorang diperhinakan
merasa diri di mata Tuhan
yang paling rupawan..

fitnah kembali di ujung biji mata
sampai ke tulang dengkul bersarang pengapuran
menuduh seenaknya wanita tua tak berdaya
tanpa data tanpa fakta
bagai mulut berisi comberan..

dia tak sudi minta maaf
atas kesalahan yang diperbuat
karena hidupnya kini di menara gading
meski dusta sudah sempat disebar ke mana-mana
inilah gambaran lelaki banci mengaku satria
hanya berani kepada wanita tua
yang dari kejauhan sudah memaafkannya..
tanpa dia lebih dulu yang melontar maaf
betapa memalukannya…
entah setan apa yang mampir pada dirinya..
duh.., sulitnya mulut berkata ‘maaf’ …
dari seorang yang acapkali mengajarkan kehidupan mulia?

There has been much debate on the use https://domyhomework.guru of laptops for note taking in classrooms.
Bagikan Posting ini di:

Comments are closed.