browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Monthly Archives: March 2014

Jangan Bilang ‘Kere’

Jangan bilang ‘kere’, nanti Tuhan marah. Itulah kata sang Nyonya Biru. Sebaiknya kalian bilang begini saja, “Kami miskin, Tuhan…, akibat dari miskinnya hati para penguasa kami .., yang selalu saja tiba-tiba mendadak akrab dengan kami, dengan berperhatian besar atas peningkatan kesejateraan hidup kami bila pemilu sudah di ujung mata. Kelak begitu menang, kami kembali dilupakan. … Continue reading »

Categories: Renungan Hidup | Leave a comment

Adalah Hak Kita…

Adalah hak semua orang menentukan orang yang dipercayainya, dikasihinya, diamanahkannya. Adalah kewajiban kita pula untuk selalu minta kepada Sang Rabb, Sutradara Kehidupan Yang Maha Mulia…, agar kita dibukakan intuisi, rasa sensitif, ketajaman, serta keputusan yang tepat untuk tak salah memilih, tak salah memuja, tak salah berharap terlalu banyak……. dan tidak memperoleh kenyataan yang tak sesuai … Continue reading »

Categories: Renungan Hidup | 2 Comments

Sedang Apa Mereka?

Sementara dunia heboh memikirkan pesawat hilang, sikap rusia, para teroris, gempita di Thailand, persiapan pemilu di negeri ini…, kita tak pernah tahu lagi segala orang yang telah mendahului kita sedang apa kini ‘di sana’…. nenek moyang kita, kerabat, orang tua, sahabat dan rekan kerja kita yang sudah ‘berjalan’ lebih dulu….. tentu mereka tak pernah merasakan … Continue reading »

Categories: Renungan Hidup | Leave a comment

Tertular yang Serba Baik

Kalau kumpulan orang ‘rada kacau’ itu memiliki dua orang baik dan pekerja keras serta memegang amanah secara baik, semoga menular bagi yang lain …, yang biasanya juga seringkali membuat khalayak gregetan dan geleng-geleng kepala. Sepasang manusia itu dianggap sebagai orang baik. Semoga benar adanya, semoga yang tidak baik bisa terkontaminasi kebaikan, tertular yang serba baik. … Continue reading »

Categories: Renungan Hidup | Leave a comment

Aku Memikirkanmu…

batu karang yg kelak membenturmu adalah mereka yang merasa telah banyak berjasa atas dirimu….. utang budi bayar proyek berpeti-peti ?? bukankah itu yang membuat ngeri? semoga kamu bisa bertindak bijak dan setia memegang amanah… tidak cepat silau, tidak meniru tingginya pohon kelapa pada hatimu, tidak pula tergerak untuk ikut-ikutan korupsi sebagaimana yang dilakukan para petinggi.

Categories: Renungan Hidup | Leave a comment

Antara Was-was dan Senang, Takut dan Penasaran

antara was-was dan senang, takut dan penasaran…. aku pusing tujuh kepalang bila dia jadi orang nomor satu , akankah rendah hatinya tetap terpelihara seperti awalnya dia menang, akankah kebijakannya melegakan hati banyak orang akankah pula ia tidak merasa berutang budi kelewatan kepada pihak-pihak tertentu yang memajukannya? akankah ia menjadi seorang negarawan… akankah pula ia dikelilingi … Continue reading »

Categories: Puisi | 1 Comment

Kadal Buncit di Balai Kota

kadal buncit nan licik otaknya hanya urusan duit tak peduli dari ujung dunia mana yang penting korupsi sudah terbiasa urusan komisi mutlak dilahap lewat mulut rakusnya kadal buncit di Balai Kota kini banyak garuk-garuk kepala karena pimpinan sekarang adalah sepasang gorila haram jadah ikut-ikutan nyolong harta yang sangat jauh dari haknya… amarah menggelegar luar biasa … Continue reading »

Categories: Puisi | 1 Comment

Anak Kecil di Pasar

matanya tajam bibir melekuk indah hidungnya bangir ada bahagia pada dirinya anak kecil di pasar penuh lalat dan aroma tak sedap bukan penghalang bagi asyiknya jemari mengelus mobil-mobilan butut gompal sana-sini tak berwarna cerah lagi tomat bawang cabe sayuran bertumpuk di dekat badan peti besar bekar tumpukan tahu tempe menjadi singgasananya indah… anak kecil di … Continue reading »

Categories: Puisi | 1 Comment

Doa Berbagai Agama…

Doa bersama di Malaysia atas musibah jatuhnya pesawat yang belum ditemukan berhari-hari, dilakukan berbagai masyarakat dan berbagai tokoh agama, dalam berbagai agama, kepercayaan masing-masing. Seharusnya orang-orang yang sering mengecam agama lain di luar agamanya, MALU !

Categories: Renungan Hidup | Leave a comment

Nestapa…

lelakiku pergi meminang anak diplomat ranum bugar berhiasan senyuman cerdas gemilang menatap kapas putih di langit aku terhenyak pedih tanpa daya tiada lagi waktu bergulir di alam semesta semua lantak tak bersisa tak lagi kujamah tajamnya pinggir kumismu serta dalamnya dua cinta berbaur penuh gelegar lelakiku senyap terbata-bata gontai.. tanpa berani melirik ke arahku lagi… … Continue reading »

Categories: Puisi | Leave a comment